TUGAS APTI II
STRUKTUR DAN KONSTRUKSI BANGUNAN
Konstruksi adalah suatu susunan dari berbagai bahan bangunan yang di hubungkan sehingga membentuk sedemikian rupa membentuk suatu bangunan yang dapat menahan suatu bebanyang berat dan menjadi sangat kuat.
Pengertian dari konstruksi itu
sendiri adalah sebuah susunan dari berbagai bahan bangunan yang di hubungkan
sehingga membentuk sedemikian rupa pada bangunan tersebut sehingga tersusun
menjadi satu kesatuan yang dapat menahan suatu beban yang berat dan menjadi
sangat kuat.
Yang pertama yaitu bangunan
tersebut di kelompokan menjadi 4 bagian antara lain yaitu :
·
Bangunan
Gedung yaitu : kantor, rumah sakit, hotel, rumah dan lain-lain.
·
Bangunan
Transportasi yaitu: jalan, jembatan, rel kereta api, terminal, pelabuhan,
lapangan terbang dan sebagainya.
·
Bangunan
Air yaitu: bendungan, saluran irigasi, saluran drainase, bangunan bagi,
gorong-gorong dan sebagainya.
·
Bangunan
khusus yaitu: anjungan lepas pantai, menara jaringan listrik tegangan tinggi,
menara pemancar radio, TV dan sebagainya.
Ada
beberapa langkah dalam suatu perencanaan struktur bangunan antara lain adalah :
a. Hitungan mekanika
Pada
bagian ini ditentukan besarnya suatu beban yang bekerja, kemudian dengan dasar
gambar konstruksi dan metoda hitungan yang berlaku, untuk dicari besarnya
momen, gaya lintang dan gaya geser akibat beban tetap.
b. Perencanaan konstruksi
Suatu
permisalan akan dipakai konstruksi beton bertulang, maka dengan berdasarkan
tegangan ijin bahan dan hasil hitungan mekanika, dapat ditentukan dimensi dari
struktur beton dan dimensi struktur tulangannya.
c. Kontrol gaya gempa
Pada tahap beban sementara ini dilakukan
kontrol hitungan dari hasil dimensi struktur yang sudah didapat, agar nantinya
struktur betul-betul mempunyai konstruksi yang mantap, aman dan stabil.
Pengertian
dari struktur itu sendiri adalah sebuah susunan yang ada di bagian bagian
gedung yang fngsinya menerima beban utama darisuatu gedung tanpa memprhatikan
suatu konstruksi tersebut.
Dalam
pembagianya sebuah struktur ada dua macam, yaitu
1. Struktur bawah atau sub structure,
yaitu pondasi Pondasi ini adalah
suatu komponen yang sangat penting dan paling utama dalam sebuah pembangunan,
karena pondasi di lihat dari letaknya adalah di bagian paling bawah, sebagai
pendukung beban pada suatu bangunan yang di teruskan ke tanah.
Suatu pondasi dapat di buat banyak macam cara dan bentuk,
semua itu dapat di pengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :
·
Massa dan berat
suatu bangunan yang di buat.
·
Jenis-jenis kontur
tanah dan daya yang didukungnya.
·
Bahan-bahan dan
material bangunan untuk pondasi mudah di dapatkan.
·
Peralatan kerja
yang memadai dan tenaga kerja yang ada.
·
Situasi proyek
tempat pekerjaan.
·
Pertimbangan biaya
dalam pembuatan pondasi.
Selain
faktor yang dapat mempengaruhi tersebut ada pula yang lain yaitu hal lain yang
dapat merusak suatu pondasi yaitu :
·
Adanya suatu
perubahan dari suatu gedung itu sendiri , sehingga terjadi beban yang lebih dari kapasitas.
·
Adanya suatu bencana alam yang mempengaruhi pondasi menjadi rusak .
·
Rusaknya struktur tanah karena ada bangunan yang lebih berat di dekatnya
· Adanya faktor ketidakpastian dan jenis tanah yang tidak seragam,
mengakibatkan terjadinya salah taksir dalam suatu perencanaan.
1. Struktur
atas atau upper struktur
Di
bagian ini upper struktur di bagi menjadi beberapa bagian, antara lain :
a. Kolom
Pengertian
kolom adalah suatu komponen struktur bangunan yang tugas utamanya adalah menyangga beban aksial tekan vertikal dengan
bagian tinggi yang tidak ditopang paling tidak tiga kali dimensi lateral
terkecil.
Fungsi dari
kolom tersebut adalah sebagai penerus beban ke seluruh bangunan ke pondasi.
Bila diumpamakan,
kolom itu seperti rangka tubuh manusia yang memastikan sebuah bangunan berdiri.
Kolom termasuk struktur utama untuk meneruskan berat bangunan dan beban lain
seperti beban hidup, serta beban hembusan angin.
Adapun
jenis-jenis dari kolom antara lain adalah
a)
Kolom ikat
Pada Kolom ini
yaitu menggunakan pengikat sengkang
lateral. Kolom ini merupakan kolom beton yang ditulangi dengan batang tulangan
pokok memanjang, yang pada jarak spasi tertentu diikat dengan pengikat sengkang
ke arah lateral. Pada tulangan ini berfungsi untuk memegang tulangan pokok
memanjang agar tetap kokoh pada tempatnya.
b)
Kolom spiral
Pada kolom ini
bentuknya sama dengan kolom ikat hanya saja sebagai pengikat tulangan pokok
memanjang adalah tulangan spiral yang dililitkan keliling membentuk heliks
menerus di sepanjang kolom. Fungsi dari tulangan spiral adalah memberi
kemampuan kolom untuk menyerap deformasi cukup besar sebelum runtuh, sehingga
mampu mencegah terjadinya kehancuran seluruh struktur sebelum proses
redistribusi momen.
c)
Kolom komposit
Kolom
komposit merupakan komponen struktur tekan yang diperkuat pada arah memanjang
dengan baja profil atau pipa, dengan
atau tanpa diberi batang tulangan pokok memanjang.
Dalam
suatu struktur bangunan, balok seringkali menerima suatu beban, antara lain
yaitu :
1. Beban mati,
Yaitu suatu berat dari semua bagian suatu bangunan yang
bersifat tetap, termasuk semua unsur tambhan, serta suatu alat yang meupakan
bagia tak terpisahkan dari suatu rangka bangunan tersebut.
2. Beban hidup
Yaitu suatu berat dari penghuni dan atau
barang-barang yang dapat berpindah, yang bukan merupakan bagian dari bangunan
tersebut.
3. Beban angina
Yaitu beban yang bekerja pada suatu bangunan atau
bagianya karena adanya selisih tekanan udara dalam bagunan tersebut.
4. Beban gempa
Yaitu suatu beban karena besarnya getaran yang tejadi di
dalam struktur rangka suatu bangunan tesebut akibat adanya gerakan tanah oleh
suatu gempa.
5. Beban khusus
Yaitu suatu beban yang bekerja yang berasal dari adanya
selisih suhu, penurunan pondasi, sudut bahan dari suatu bangunan tersebut, dan
getaran mesin yang sangat berat.